<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>mastanto.com &#187; tutorial</title>
	<atom:link href="http://www.mastanto.com/category/tutorial/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.mastanto.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sat, 08 May 2010 02:34:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>NoFollow atau Dofollow : Sebuah Dilema</title>
		<link>http://www.mastanto.com/nofollow-atau-dofollow-sebuah-dilema/</link>
		<comments>http://www.mastanto.com/nofollow-atau-dofollow-sebuah-dilema/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Apr 2010 10:40:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mas tanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[seo]]></category>
		<category><![CDATA[traffic]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baru]]></category>
		<category><![CDATA[dofollow]]></category>
		<category><![CDATA[membuat dofollow wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mastanto.com/?p=238</guid>
		<description><![CDATA[Memiliki blog dofollow memang enak. Begitupun juga dengan blog yang keukeuh mempertahankan ke-nofollow-an blognya. Tidak bisa dipungkiri memang, blog dofollow menguntungkan. Banyak keuntungan yang bisa diperoleh dengan menjadikan blog dofollow.  Tapi tidak selamanya blog dofollow itu terus menguntungkan. Mengapa?Saya merasakan sendiri. Blog dengan kondisi dofollow memang &#8216;menguntungkan&#8217;. Bagi siapa? Yok dianalisa : Blog dofollow cenderung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/04/dofollow.jpeg"><img class="alignleft size-full wp-image-250" title="dofollow" src="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/04/dofollow.jpeg" alt="pilih-dofollow-atau-nofollow" width="91" height="91" /></a>Memiliki blog <strong>dofollow</strong> memang enak. Begitupun juga dengan blog yang keukeuh mempertahankan ke-nofollow-an blognya. Tidak bisa dipungkiri memang, blog dofollow menguntungkan. Banyak keuntungan yang bisa diperoleh dengan <strong>menjadikan blog dofollow</strong>.  Tapi tidak selamanya blog dofollow itu terus menguntungkan. Mengapa?<span id="more-238"></span>Saya merasakan sendiri. Blog dengan kondisi dofollow memang &#8216;menguntungkan&#8217;. Bagi siapa? Yok dianalisa :</p>
<ol>
<li><strong>Blog dofollow cenderung jadi sasaran komentar</strong><br />
Blog dengan paham ini menjadi incaran para pemburu backlink gratisan (one way backlink yang dipercaya ampuh mendongkrak PR). Dengan kata lain, semakin banyak juga komentar asal alias spam. Sama sekali tidak sesuai topik yang sedang dibicarakan. Lebih pada prongosi blog mereka sendiri <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_waiting.gif' alt='&#58;&#45;&#119;' class='wp-smiley' width='23' height='18' title='&#58;&#45;&#119;' /><br />
Secara <span style="text-decoration: line-through;">finansial</span> sekilas memang menyenangkan, karena banyak komen. Tapi???</li>
<li><strong>Paham dofollow dibenci Google,</strong> karena mbah Google cenderung lebih lama dalam mengindex link (dalam kasus ini, link di masing-masing komentar juga di cek/ dijelajahi oleh Google). Kalau dalam bahasa Jawanya &#8216;mindon gaweni&#8217; alias membuat mbah Google dua kali kerja. Keuntungannya, kembali pada peblogger yang berkomentar. Mereka dapat kunjungan dari Google lagi. Sementara si pemilik blog bisa dikatakan harus tetap bersaing dengan pesaing sebenarnya melalui SEO dan keyword.</li>
<li><strong>Bagaimana dengan pernyataan &#8216;pemilik blog dofollow PRnya susah naik&#8217;?</strong><br />
Tunggu dulu. Web ini menganut dofollow dan dalam waktu kurang lebih 2 bulan sudah bisa mengantongi &#8216;PR&#8217;. Lalu susahnya dimana? Mari kita simak terlebih dahulu. Pertama, web ini waktu itu masih dalam keadaan kurang terkenal. Kedua, saya sudah menyebarkan link web ini di banyak tempat. Ketiga, komentator masih sedikit atau bisa dikatakan belum ada. Keempat, -apa lagi ya?- faktor luck mungkin. Kelima, web ini saya usahakan SEO friendly. Jadi seharusnya, memang tidak sulit untuk mendapatkan status PR pada bulan ketiga web ini dirilis.<br />
<span style="text-decoration: underline;"><br />
Yok kita kembali berandai andai lagi.</span></p>
<p>Mari berasumsi bahwa web ini sudah &#8216;terkenal&#8217; atau sudah memiliki komentator. <em><strong>Catatan</strong> : dengan menganut paham dofollow, maka setiap link di komentar merupakan sebuah link keluar (outlink = link yang ke web lain)</em>. Sebuah status PR bisa naik ketika Google mendapati backlink/ inlink dari web/ blog lain (link yang mengarah ke blog/ web kita), lebih banyak daripada outlink yang ada pada web/ blog tersebut. Dengan demikian, jika web saya waktu itu sudah terkenal dan mempunyai komentar banyak, ada dua kemungkinan yang bisa saya dapatkan. PR susah naik ataupun malah turun.</li>
</ol>
<p>Nah,, dari analisa sedikit di atas, silahkan simpulkan sendiri sendiri. Mana yang menguntungkan. Toh tetap&#8230; pilihan akhir ada pada user <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /> Tapi, dengan berat hati <strong>saya ingin berhenti dari dofollow</strong>.. :&#8221;&gt;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mastanto.com/nofollow-atau-dofollow-sebuah-dilema/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Oalah.. Gini to rasanya kecolongan</title>
		<link>http://www.mastanto.com/oalah-gini-to-rasanya-kecolongan/</link>
		<comments>http://www.mastanto.com/oalah-gini-to-rasanya-kecolongan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Apr 2010 22:02:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mas tanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[plugin]]></category>
		<category><![CDATA[seo]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baru]]></category>
		<category><![CDATA[instal]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mastanto.com/?p=239</guid>
		<description><![CDATA[Hmm&#8230; begini to rasanya. Baru beberapa hari yang lalu saya jalan jalan ke blog orang lain dan mengomentari soal content blognya yang dicolong orang. Nah, kasus ini  pula yang saya alami -ternyata-. Ada yang nyolong artikel &#8216;sak gambar-gambare&#8217; (plus gambar-gambarnya). Mungkin kasus yang ini lebih agak mendingan daripada kasus punya blogger yang lain, dimana artikelnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/04/maling.jpeg"><img class="alignleft size-full wp-image-255" title="maling" src="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/04/maling.jpeg" alt="maling" width="118" height="105" /></a>Hmm&#8230; begini to rasanya. Baru beberapa hari yang lalu saya jalan jalan ke blog orang lain dan mengomentari soal content blognya yang dicolong orang. Nah, kasus ini  pula yang saya alami -ternyata-. Ada yang nyolong artikel &#8216;sak gambar-gambare&#8217; (plus gambar-gambarnya). Mungkin kasus yang ini lebih agak mendingan daripada kasus punya blogger yang lain, dimana artikelnya dicolong utuh. Kalau ini mendingan. Memang mencantumkan sumber dari web <a title="mastanto" href="http://www.mastanto.com" target="_blank"><strong>mastanto.com</strong></a>, hanya saja berada di bawah postingan dan tanpa link. Tadinya sih saya biarin aja. Toh tidak ngefek. Cuman<span id="more-239"></span>kok yaaa.. tetep gak rela rasanya. Hasil jerih payah posting yang kadang sampai menghabiskan waktu hampir setengah jam lebih, main tempel saja oleh orang lain. Terlebih kata katanya itu lhoo..</p>
<blockquote><p>Bagi sebagian temen mungkin <strong><span style="color: #ff0000;">install program secara offline pada Linux (khususnya Ubuntu)</span></strong>, merupakan suatu hal yang cukup sulit dan merepotkan. Karena tidak seperti file installer pada software Wingdos yang sudah dijadikan satu paket, instalasi software pada&#8230;</p></blockquote>
<p>Coba dibandingkan dengan aslinya, di postingan saya yang <a title="Mudahnya menginstal software offline ubuntu" href="http://www.mastanto.com/mudahnya-menginstal-software-offline-menggunakan-apt-web/" target="_blank">Mudahnya menginstal software offline menggunakan apt-web</a> :</p>
<blockquote><p>Bagi sebagian temen mungkin install program secara offline pada Linux (khususnya Ubuntu), merupakan suatu hal yang cukup sulit dan merepotkan. Karena tidak seperti file installer pada software Wingdos yang sudah dijadikan satu paket, instalasi software pada&#8230;</p></blockquote>
<p>Sama rek! Bedanya hanya terletak di kata yang dicetak merah. Meskipun sama, bedanya jika pada postingan aslinya tidak ada link, oleh yang &#8216;nyolong&#8217; diberi link ke blognya. Selebihnya, sama. Termasuk gambar-gambarnya. Copas ya copas. Tapi lha mbok ya  tidak full. Paling tidak berilah kalimat sendiri.</p>
<p><strong>Nyolong benwit</strong></p>
<p>Satu lagi yang membuat saya gregetan sebagai efek samping dari pengambilan content web ini, dia otomatis mengambil jatah benwit saya (ref : bandwith). Gambar yang saya hosting di hostingan saya otomatis jika ada yang memakai akan memakan benwit saya juga. Apa bukan nyolong kalau seperti itu namanya? Meskipun saya sampai Mei nanti masih belum bayar sewa hostingan (dari awal dapet gratis), tapi tetep saja namanya &#8216;nyolong&#8217;. <em>Lha wong</em> ini sudah hak saya..</p>
<p>OKlah&#8230; Tidak apa-apa. Tidak saya tegur memang. Toh, dia paling tidak memberikan catatan dipaling bawah postingan itu dengan mencantumkan source aslinya.</p>
<div id="attachment_240" class="wp-caption aligncenter" style="width: 436px"><a href="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/04/sumber.png"><img class="size-full wp-image-240 " title="sumber" src="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/04/sumber.png" alt="sumber" width="426" height="47" /></a><p class="wp-caption-text">ada keterangan sumber di paling bawah postingan</p></div>
<p>Tapi untuk masalah gambar, tunggu dulu. Benwit tetep benwit. Nah,, untuk masalah itu sudah bisa saya atasi <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /> Bagi yang menggunakan gambar dari hostingan saya, dia akan mendapati gambarnya menjadi seperti ini :</p>
<div id="attachment_241" class="wp-caption aligncenter" style="width: 210px"><a href="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/04/stop-nyolong-gambar.png"><img class="size-full wp-image-241 " title="stop-nyolong-gambar" src="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/04/stop-nyolong-gambar.png" alt="stop-nyolong-gambar" width="200" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Gambar jika ada yang main copas</p></div>
<p>Semoga gak salah setting <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /> Berabe juga kan kalo gambar itu juga nungul pada penggunaan gambar di web ini hehehe <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /> Untuk caranya pada postingan sebelah ya <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
<p><strong>Update</strong> : Setelah mencoba implementasi -ceile bahasanya- gambar di atas, semua gambar yang hasil nyolong memang berubah semua. Hanya saja,  beberapa emoticon di web saya juga kena imbasnya -berubah juga- Oleh karena itu saya mengambil kebijakan menggunakan plugin WP <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /> saja.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mastanto.com/oalah-gini-to-rasanya-kecolongan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Update : Cara menginstal software di Ubuntu (1) -bag 2-</title>
		<link>http://www.mastanto.com/update-cara-menginstal-software-di-ubuntu/</link>
		<comments>http://www.mastanto.com/update-cara-menginstal-software-di-ubuntu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Apr 2010 16:42:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mas tanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baru]]></category>
		<category><![CDATA[instal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mastanto.com/?p=208</guid>
		<description><![CDATA[Setelah kemaren saya posting mengenai bagaimana Cara menginstal software di Ubuntu edisi 1, berikut ini adalah postingan yang tidak berbeda jauh Jika kemaren menginstal software dari binary packages yang versi CLI alias Command Line Interface, maka sekarang yang giliran versi GUI-nya. -bocoran gak penting- Sebenarnya blog ini sudah mau saya update beberapa hari yang lalu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah kemaren saya posting mengenai bagaimana <strong><a title="Cara menginstal software di Ubuntu (1)" href="http://www.mastanto.com/cara-menginstal-software-di-ubuntu-1/" target="_blank">Cara menginstal software di Ubuntu edisi 1</a></strong>, berikut  ini adalah postingan yang tidak berbeda jauh <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /> Jika kemaren menginstal software dari binary packages  yang versi CLI alias Command Line Interface, maka sekarang yang giliran versi GUI-nya.</p>
<p>-bocoran gak penting- Sebenarnya blog ini sudah mau saya update beberapa hari yang lalu hehehe. Cuman karena ada pemberitahuan bahwa server baru dipindah dan ada imbauan supaya tidak melakukan update, maka yaaa.. baru sekarang deh kesampean.</p>
<p>OK, Let&#8217;s goo..</p>
<p><span id="more-208"></span>Untuk menginstal dengan versi GUI sebenarnya cukup simple. Hanya saja,, yang perlu diperhatikan adalah bahwa cara ini hanya berlaku pada file yang berekstensi *.sh saja. Untuk yang *.bin, meskipun sewaktu proses instalasi menggunakan grafis, tapi untuk menjalankannya tidak bisa secara langsung alias harus via Terminal, seperti postingan saya sebelumnya <strong><a title="Cara menginstal software di Ubuntu (1)" href="../cara-menginstal-software-di-ubuntu-1/" target="_blank">Cara menginstal software di Ubuntu edisi 1</a></strong>. Berikut cara menginstal file versi GUI (file *.sh) :</p>
<ol>
<li>Double 	klik file yang akan diinstal.
<p><div id="attachment_210" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><span><a href="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/04/run-in-terminal.png"><img class="size-medium wp-image-210" title="run in terminal" src="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/04/run-in-terminal-300x117.png" alt="run in terminal" width="300" height="117" /></a></span><p class="wp-caption-text">run in terminal. Klik untuk memperbesar</p></div></li>
<li>Klik 	&#8216;<strong>Run in Terminal&#8217;</strong></li>
<li>Kemudian 	ikuti perintahnya sampai finish. Dari sini, kita tinggal 	next-next-finish <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' />
<p><div id="attachment_211" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/04/instalasi-dimulai.png"><img class="size-medium wp-image-211" title="Proses Instalasi Dimulai" src="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/04/instalasi-dimulai-300x169.png" alt="proses instalasi dimuali" width="300" height="169" /></a><p class="wp-caption-text">Proses Instalasi Dimulai. Klik untuk memperbesar gambar</p></div></li>
</ol>
<p>Catatan :</p>
<p>Pastikan file dalam kondisi &#8216;executable&#8217;. Dengan kondisi ini, file bisa dieksekusi. Bila belum&#8230; Lakukan langkah berikut ini :</p>
<ol>
<li><strong>Klik 	kanan</strong> pada file » <strong>Properties</strong>
<p><div id="attachment_212" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/04/Screenshot-3.png"><img class="size-medium wp-image-212" title="Menu Properties file" src="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/04/Screenshot-3-300x169.png" alt="Klik kanan file untuk memunculkan menu properties" width="300" height="169" /></a><p class="wp-caption-text">Klik kanan pada file. Klik gambar untuk memperbesar</p></div></li>
<li>Pada 	tab <strong>Permissions</strong> <span style="text-decoration: underline;">beri centang/ pastikan sudah dicentang</span> pada &#8216;<strong>Allow 	executing file as program</strong>&#8216; dan selesai <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' />
<p><div id="attachment_213" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/04/Screenshot-4.png"><img class="size-medium wp-image-213" title="Menu Properties" src="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/04/Screenshot-4-300x169.png" alt="Menu properties pada file" width="300" height="169" /></a><p class="wp-caption-text">Menu properties pada file. Klik gambar untuk memperbesar</p></div></li>
</ol>
<p>Mudah bukan ?? Selamat Mencoba <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_wink.gif' alt='&#59;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;' /></p>
<p>Edisi 2 segera menyusul <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mastanto.com/update-cara-menginstal-software-di-ubuntu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara menginstal software di Ubuntu (1)</title>
		<link>http://www.mastanto.com/cara-menginstal-software-di-ubuntu-1/</link>
		<comments>http://www.mastanto.com/cara-menginstal-software-di-ubuntu-1/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Mar 2010 08:21:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mas tanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baru]]></category>
		<category><![CDATA[instal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mastanto.com/?p=198</guid>
		<description><![CDATA[Setelah postingan saya yang dulu &#8220;Cara mudah instalasi software Ubuntu offline&#8221; yang lebih banyak saya tujukan kepada temen temen yang ingin menginstal software offline di ubuntu, banyak keyword yang mampir dengan keyword semacam &#8216;cara menginstal software di ubuntu&#8216;, &#8216;install software ubuntu&#8217;, &#8216;instal software ubuntu&#8216; atau yang lain. Saya berpikir juga. Pasti mereka kecewa karena yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/03/softwarebox.jpeg"><img class="alignleft size-full wp-image-199" title="softwarebox" src="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/03/softwarebox.jpeg" alt="instalasi-software-ubuntu" width="120" height="121" /></a>Setelah postingan saya yang dulu &#8220;<strong><a href="../mudahnya-menginstal-software-offline-menggunakan-apt-web/">Cara mudah instalasi software Ubuntu offline</a></strong>&#8221; yang lebih banyak saya tujukan kepada temen temen yang ingin <strong>menginstal software offline</strong> <strong>di ubuntu</strong>, banyak keyword yang mampir dengan keyword semacam &#8216;<strong>cara menginstal software di ubuntu</strong>&#8216;, &#8216;<strong>install software ubuntu&#8217;</strong>, &#8216;<strong>instal software ubuntu</strong>&#8216; atau yang lain. Saya berpikir juga. Pasti mereka kecewa karena yang mereka dapatkan tidak sesuai yang diharapkan. Dampaknya, mereka meninggalkan blog saya tanpa basa basi <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_sad.gif' alt='&#58;&#40;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#40;' /></p>
<p>Nah, supaya tidak kecewa, berikut ini saya posting mengenai <strong>cara instal software di Ubuntu</strong> edisi 1 :</p>
<p><span id="more-198"></span>Sebelum menginstal software di Ubuntu, kita perlu mengenal dulu bentuk file yang kita download. Biasanya ada 3 bentuk file yang biasa digunakan untuk instalasi software :</p>
<ol>
<li>binary packages<br />
File software yang dalam bentuk ini biasanya berekstensi <strong>.bin</strong>/ <strong>.sh</strong> Biasanya file dalam bentuk ini cukup mudah dalam instalasi. Kurang lebih seperti menginstal dalam versi *dos. Intinya dia menganut paham next-next-finish <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></li>
<li>deb packages<br />
Ekstensi filenya adalah .deb Merupakan bentuk file yang umum digunakan bagi distro turunan debian. Hampir setiap software mempunyai versi .deb</li>
<li>tar ball<br />
File dalam kategori ini banyak sekali. Biasanya, file tarball adalah file yang dikompres seperti tar.gz. zip atau yang lain. Software dalam bentuk ini harus dicompile terlebih dahulu. Sebaiknya bagi pemula menghindari file dalam bentuk ini.</li>
</ol>
<p>Dalam edisi ini, kita akan membahas yang cara instalasi untuk versi binary packages. Yang kita butuhkan sebenernya hanya terminal dalam instalasi ini. Bukan ingin sok &#8216;<em>geek</em>&#8216; atau yang lain, hanya saja instalasi melalui terminal menurut saya cukup simple <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /> So, let&#8217;s go</p>
<ol>
<li>Pastikan kita sudah mempunyai file binary-nya. Sebagai contoh, kita sudah mendownload file jre.bin yang tersimpan di /home/-usernamekomputer-/Downloads. <strong>Note </strong>: silahkan sesuaikan sendiri nama filenya yak :<img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_wink.gif' alt='&#59;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;' /></li>
<li>Buka terminal » ketikkan perintah &#8216;cd Downloads&#8217; lalu enter</li>
<li>ketik sudo ./jre.bin » enter</li>
<li>tunggu proses selanjutnya. Biasanya proses instalasi dengan menggunakan binary packages akan memunculkan wizard yang seperti instalasi pada *dos.</li>
</ol>
<blockquote><p>Jika setelah langkah ke-3 tetap belum bisa, coba lakukan perintah ini dulu <strong>chmod +x jre.bin</strong></p></blockquote>
<p>Mudah bukan? Sebenernya dengan menggunakan file binary ini bisa saja dilakukan secara grafis. Hanya saja, screenshotnya belum ada <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /> Nyusul aja yak hehehe&#8230; <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_peace.gif' alt='&#58;&#112;&#105;&#115;&#109;&#101;&#110;&#58;' class='wp-smiley' width='22' height='18' title='&#58;&#112;&#105;&#115;&#109;&#101;&#110;&#58;' /></p>
<p>Note : updatenya saya buat di sini <strong><a title="Cara menginstal software di Ubuntu (1)" href="http://www.mastanto.com/update-cara-menginstal-software-di-ubuntu/" target="_blank">Cara menginstal software di Ubuntu (1)</a></strong> Selamat Mencoba.. <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mastanto.com/cara-menginstal-software-di-ubuntu-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memendekkan URL</title>
		<link>http://www.mastanto.com/memendekkan-url/</link>
		<comments>http://www.mastanto.com/memendekkan-url/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Mar 2010 04:14:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mas tanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[plugin]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[memendekkan URL]]></category>
		<category><![CDATA[shorten URL]]></category>
		<category><![CDATA[URL shortener]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mastanto.com/?p=187</guid>
		<description><![CDATA[URL atau yang mungkin lebih familiar dikenal banyak orang dengan alamat web, merupakan jalan seseorang untuk menuju objek yang dituju (website). URL yang singkat seperti misalnya http://www.google.com termasuk URL yang singkat dan hampir semua dari kita mengetahuinya.Itulah salah satu fungsi alamat URL yang singkat. Mudah diingat. Namun sering, mungkin di mailing list atau pun di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/03/mastanto_url_shortener.png"><img class="alignleft size-medium wp-image-189" title="mastanto : URL Shortener" src="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/03/mastanto_url_shortener-300x143.png" alt="mastanto : URL Shortener" width="155" height="93" /></a>URL atau yang mungkin lebih familiar dikenal banyak orang dengan alamat web, merupakan jalan seseorang untuk menuju objek yang dituju (website). URL yang singkat seperti misalnya <strong>http://www.google.com</strong> termasuk URL yang singkat dan hampir semua dari kita mengetahuinya.Itulah salah satu fungsi alamat URL yang singkat. Mudah diingat. Namun sering, mungkin di mailing list atau pun di forum, kita diberi dengan link/URL yang sangat panjang, yang biasanya di gunakan untuk referensi. Nah,, adakah cara untuk memendekkan URL? Ada. <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
<p><span id="more-187"></span><a href="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/03/bitly_logo_mastanto.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-188" title="mastanto : Bit.ly URL shortener" src="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/03/bitly_logo_mastanto.jpg" alt="mastanto : logo bit.ly" width="90" height="47" /></a>Ada banya tool yang bisa digunakan untuk memendekkan URL. Bisa dibuktikan dengan melakukan search di Google dengan menggunakan kata kunci &#8220;<strong>shorten URL</strong>&#8221; atau &#8220;<strong>URL shortener</strong>&#8220;. Salah satunya yang sering saya gunakan adalah <a href="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/03/bitly_logo_mastanto.jpg">bit.ly</a>. Dari beberapa url-shortener yang saya gunakan, bit.ly tergolong cepat dan mudah. Tidak membutuhkan registrasi (meskipun ada) dan termasuk favorit saya <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
<p><strong>Plugin WordPress</strong></p>
<p>Dari yang saya kutip dari <strong><a href="http://bit.ly/shorten-url-wordpress-plugins/">http://bit.ly/shorten-url-wordpress-plugins/</a></strong>, 5 plugin wordrpress yang bisa digunakan untuk memendekkan URL adalah :</p>
<ol>
<li> <a href="http://wordpress.org/extend/plugins/short-url-plugin/" target="_blank"><strong>Short URL Plug-in</strong></a></li>
<li><a href="http://yourls.org/#Plugin" target="_blank"><strong>YOURLS WordPress plug-in</strong></a> –</li>
<li> <a href="http://www.village-idiot.org/archives/2006/06/29/wp-chunk/" target="_blank"><strong>WP-Chunk</strong></a></li>
<li> <a href="http://wordpress.org/extend/plugins/pretty-link/" target="_blank"><strong>Pretty Link</strong></a></li>
<li> <a href="http://wordpress.org/extend/plugins/shorter-links/" target="_blank"><strong>Shorter Links</strong></a></li>
</ol>
<p>Tertarik untuk mencoba? <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mastanto.com/memendekkan-url/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Twitter di Gmail</title>
		<link>http://www.mastanto.com/twitter-di-gmail/</link>
		<comments>http://www.mastanto.com/twitter-di-gmail/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 04:59:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mas tanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[baru]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mastanto.com/?p=175</guid>
		<description><![CDATA[Udah agak jadulan sih ini. Cuman.. saya baru tau jugak kalo ternyata twitter bisa diintregasikan dengan gmail Jadi tetep saja ini termasuk berita baru hehehe&#8230; Untuk sementara tips ini hanya untuk gmail saja. Untuk yang Yahoo,, info sementara yang saya dapat, masih dalam tahap pengembangan. Direncanakan sebelum 2011 sinkronisasi Twitter-Yahoo-Facebook sudah bisa dinikmati. Nah, bagi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/02/twitter.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-184" title="twitter" src="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/02/twitter.jpg" alt="twitter" width="127" height="85" /></a>Udah agak jadulan sih ini. Cuman.. saya baru tau jugak kalo <strong>ternyata twitter bisa diintregasikan dengan gmail</strong> <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /> Jadi tetep saja ini termasuk berita baru hehehe&#8230; Untuk sementara tips ini hanya untuk gmail saja. Untuk yang Yahoo,, info sementara yang saya dapat, masih dalam tahap pengembangan. Direncanakan sebelum 2011 sinkronisasi Twitter-Yahoo-Facebook sudah bisa dinikmati.<br />
Nah, <strong>bagi pengguna Gmail, supaya bisa mendapatkan update twitter</strong>, bisa melakukan cara berikut ini<span id="more-175"></span></p>
<ol>
<li>Login ke akun email dulu <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></li>
<li>Masuk ke<strong> Google Labs.</strong><br />
<a href="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/02/screenshot-Lab.png"><img class="alignnone size-full wp-image-178" title="screenshot Lab" src="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/02/screenshot-Lab.png" alt="" width="303" height="170" /></a></li>
<li><a href="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/02/screenshot-Lab.png"></a>Sesudah itu, cari widget seperti di bawah ini, kemudian pastikan di-enable. Setelah itu, klik save changes.
<p><div id="attachment_179" class="wp-caption alignnone" style="width: 448px"><a href="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/02/screenshot-widget.png"><img class="size-full wp-image-179" title="screenshot widget" src="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/02/screenshot-widget.png" alt="" width="438" height="80" /></a><p class="wp-caption-text">klilk untuk memperbesar</p></div></li>
<li><a href="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/02/screenshot-widget.png"></a>Gmail akan reload setelah menekan tombol &#8216;save changes&#8217;. Setelah kembali lagi di tampilan inbox, masuk ke &#8216;Settings&#8217; » &#8216;Gadget<br />
<a href="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/02/screenshot-gadget.png"><img class="alignnone size-full wp-image-177" title="screenshot gadget" src="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/02/screenshot-gadget.png" alt="" width="369" height="75" /></a></li>
<li><a href="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/02/screenshot-gadget.png"></a>Masukkan Alamat berikut pada kotak &#8216;Add a gadget by its URL&#8217;<br />
<a href="http://www.twittergadget.com/gadget_gmail.xml">http://www.twittergadget.com/gadget_gmail.xml</a><br />
<a href="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/02/screenshot-gadget-21.png"><img class="alignnone size-full wp-image-181" title="screenshot gadget 2" src="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/02/screenshot-gadget-21.png" alt="" width="426" height="54" /></a></li>
<li>Klik Add. Tunggu beberapa saat, kemudian perhatikan di sidebar kiri. nanti akan kita jumpai<br />
<a href="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/02/twitter-login.png"><img class="alignnone size-full wp-image-180" title="twitter login" src="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/02/twitter-login.png" alt="" width="168" height="272" /></a></li>
<li><a href="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/02/twitter-login.png"></a>Tinggal masukkan username dan password Twitter, maka akun twitter sudah bisa diupdate via email kita <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></li>
</ol>
<p>Gampang bukan?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mastanto.com/twitter-di-gmail/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Solved &#8211; Errot pada WP 2.9.1</title>
		<link>http://www.mastanto.com/solved-errot-pada-wp-2-9-1/</link>
		<comments>http://www.mastanto.com/solved-errot-pada-wp-2-9-1/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Jan 2010 20:31:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mas tanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[MySQL]]></category>
		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[plugin]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mastanto.com/?p=145</guid>
		<description><![CDATA[Sudah lama saya sebenernya kena masalah gak bisa edit komentar sendiri di WP (komentar temen temen tetep, gak saya edit Paling kalau jelek dihapus sekalian hehehe.. *gak layak tayang, tapi layak untuk jadi renungan*). Sejak jamannya WP sampe pada versi 2.8 dulu. Hanya saja, saya tidak terlalu mementingkan hal tersebut. Semboyan saya waktu itu, yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/01/wordpress-logo.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-146" title="wordpress logo" src="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2010/01/wordpress-logo.jpg" alt="Wordrpress Logo" width="130" height="130" /></a>Sudah lama saya sebenernya kena masalah gak bisa edit komentar sendiri di WP (komentar temen temen tetep, gak saya edit <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /> Paling kalau jelek dihapus sekalian hehehe.. *gak layak tayang, tapi layak untuk jadi renungan*). Sejak jamannya WP sampe pada versi 2.8 dulu. Hanya saja, saya tidak terlalu mementingkan hal tersebut. Semboyan saya waktu itu, yang penting bisa posting sudah cukup <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p>Mungkin temen temen juga mengalami kejadian seperti ini juga?</p>
<blockquote><p><strong><br />
Warning:</strong> array_merge() [function.array-merge]: Argument #1 is not an array in /home/mastanto/public_html/wp-includes/comment.php on line 1315<br />
<strong>Warning: </strong>Cannot modify header information &#8211; headers already sent by (output started at /home/mastanto/public_html/wp-includes/comment.php:1315) in /home/mastanto/public_html/wp-includes/classes.php on line 1586</p></blockquote>
<p>Nah, belakangan ini saya merasa terganggu dengan keadaan tersebut. Masa WP udah update terus tapi tuh erot gak sembuh sembuh? Padahal saya juga menemukan banyak kejadian seperti itu di Google atau di forum diskusi WP. <span id="more-145"></span>Dari hasil blusukan juga akhirnya saya juga menemukan bahwa, <strong>kemungkinan DB Cachenya yang trouble</strong>, yang sudah tidak kompatibel lagi dengan versi WP sejak 2.8 (Tidak pernah ada update). Karena tidak merasa tahu apa itu DB Cache, maka saya terus saja blusukan. Sampai menemukan ada yang bilang bahwa itu plugin. Penasaran dengan plugin yang saya instal di engine web saya, saya ceklah itu. Eh lha dalah.. ternyata saya memang punya plugin DB-Cache yang dalam kondisi aktif. OK,, saya nonaktifkan, lalu saya kembali dalam prosesi edit komentar salah publish saya and it worked <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
<p style="padding-left: 30px;"><strong>Lapor, Gan! Erot solved! <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mastanto.com/solved-errot-pada-wp-2-9-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rahasia diindex Google dalam hitungan menit</title>
		<link>http://www.mastanto.com/rahasia-diindex-google-dalam-hitungan-menit/</link>
		<comments>http://www.mastanto.com/rahasia-diindex-google-dalam-hitungan-menit/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 11:42:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mas tanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[seo]]></category>
		<category><![CDATA[traffic]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mastanto.com/?p=108</guid>
		<description><![CDATA[Mulanya saya tidak percaya. Meskipun saya sudah mendapatkan pengalaman seperti itu, di blog saya thom-sharing yang berhasil terindex dalam waktu tercepat sehari, tapi saya masih belum bisa menyimpulkan bagaimana itu dapat terjadi. Saya masih menganggap itu sebuah &#8216;kejadian langka&#8217;. Nah, kejadian berbeda ketika saya mencoba mendongkrak traffic di blog saya yang lain. Dengan beberapa rutinitas, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mulanya saya tidak percaya. Meskipun saya sudah mendapatkan pengalaman seperti itu, di blog saya <a title="thom-sharing" href="http://thom-sharing.blogspot.com/" target="_self">thom-sharing</a> yang <strong>berhasil terindex dalam waktu tercepat sehari</strong>, tapi saya masih belum bisa menyimpulkan bagaimana itu dapat terjadi. Saya masih menganggap itu sebuah &#8216;kejadian langka&#8217;. Nah, kejadian berbeda ketika saya mencoba <strong>mendongkrak traffic</strong> di blog saya yang lain. Dengan beberapa rutinitas, saya bisa mendapatkan traffic, bahkan beberapa menit langsung dari eyang Google.<span id="more-108"></span></p>
<p>Memang, itu juga tergantung kita memilih <strong>keywordnya</strong>. Kekuatan keyword juga sangat berpengaruh di sini. <strong>Memilih keyword yang relevan</strong> dan &#8216;cenderung&#8217; banyak dicari oleh banyak surfer akan lebih mendukung.</p>
<p>Itu faktor eksternal. Faktor internalnya ada pada diri kita. Mau tidak melakukannya? Bukan hanya asal &#8216;mau&#8217;. Namun juga konsisten. Itu yang terpenting.</p>
<ol>
<li><strong>Update blog</strong><br />
Apdet blog sehari paling gak sekali. Atau 2/3 kali jauh lebih baik.      Lakukan selama beberapa hari. Ini untuk membangun image blog/ web kita ke      Search Engine bahwa &#8216;ini lhoo,, aku punya berita baru terus, jadi come      here baybe&#8217; Kurang lebih seperti itulah. Dengan adanya konten yang selalu      baru, maka Search Engine tidak akan bosan melihat isi blog kita setiap      hari. INGAT : ORIGINAL content only. Kalau kepaksanya kopas, jadikan itu      original dengan menulis ulang dengan kata kata sendiri</li>
<li><strong>Beri tahu search engine</strong><br />
Setelah kita rutin melakukan apdet, maka langkah selanjutnya adalah      memberi tahu search engine bahwa kita punya &#8216;sumthing nu&#8217; <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /> Cara      memberitahunya cukup mudah. Masuk ke web yang menyediakan fasilitas      &#8216;ping&#8217;, misalnya <strong>pingomatic.com</strong>. Tinggal isi data blog, ping! Beres      <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /> Kita tinggal menunggu waktu saja <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /> Ingat, everything needs time. <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /> <strong>Yang      perlu diperhatikan dalam melakukan ping</strong>. Jangan melakukan ping lebih      dari satu kali setiap harinya dengan menggunakan situs ping lain. Bisa      bisa blog kita tidak jadi nangkring diperingkat pertama, melainkan malah      masuk daftar blog spam.. Rugi dong <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></li>
</ol>
<p>OK, Gut lak everybody! Jika komponen tersebut bisa dikombinasikan melalui rumus “<strong>SEO(offpage+onpage) x ORI content(keyword yang mangtab) + Update rutin + ping</strong>”; maka bukan tidak mungkin akan terbentuk hasil “<strong>= get indexed by Google in minutes</strong>”.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mastanto.com/rahasia-diindex-google-dalam-hitungan-menit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>AUTO START LAMPP PADA UBUNTU</title>
		<link>http://www.mastanto.com/auto-start-lampp-pada-ubuntu/</link>
		<comments>http://www.mastanto.com/auto-start-lampp-pada-ubuntu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 11:15:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mas tanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[MySQL]]></category>
		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mastanto.com/?p=104</guid>
		<description><![CDATA[Saya biasa menggunakan lampp [baca: xampp] sebagai webserver pada komputer saya. Berbeda dengan xampp versi Wingdos, xampp di linux tidak bisa secara ostomastis menjalankan service-nya. We have to make it by ourselves. Cara auto start service di linux untuk xampp tidak susah kok Yuk mari. Syarat utama : komputer harus sudah diinstal lampp [baca : [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya biasa menggunakan <strong>lampp </strong>[baca: xampp] sebagai <strong>webserver</strong> pada komputer saya. Berbeda dengan xampp versi Wingdos, <strong>xampp di linux</strong> tidak bisa secara ostomastis menjalankan service-nya. We have to make it by ourselves. <strong>Cara auto start service di linux untuk xampp</strong> tidak susah kok <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /> Yuk mari.<span id="more-104"></span></p>
<p>Syarat utama : komputer harus sudah diinstal lampp [baca : xampp] terlebih dahulu.</p>
<ol>
<li>Buka terminal</li>
<li>Ketikkan perintah berikut ini :<br />
$ sudo gedit /etc/init.d/rc.local<br />
-masukkan pasword-</li>
<li><strong> </strong>Kemudian cari baris <strong>#! /bin/sh</strong></li>
<li>Pastekan baris berikut ini tepat dibawahnya. Atau di bawah baris baris dengan tanda crash &#8216;#&#8217;<br />
<strong>/opt/lampp/lampp start</strong></li>
<li>Simpan dan keluar, lalu restart komputer. Dan buka web browser lalu ketikkan <a href="http://localhost/">http://localhost/</a> pada address bar dan lihat apa yang terjadi.</li>
<li>Selamat Mencoba <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mastanto.com/auto-start-lampp-pada-ubuntu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mudahnya menginstal software offline menggunakan apt-web</title>
		<link>http://www.mastanto.com/mudahnya-menginstal-software-offline-menggunakan-apt-web/</link>
		<comments>http://www.mastanto.com/mudahnya-menginstal-software-offline-menggunakan-apt-web/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Oct 2009 00:04:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mas tanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[software]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mastanto.com/?p=98</guid>
		<description><![CDATA[Bagi sebagian temen mungkin install program secara offline pada Linux (khususnya Ubuntu), merupakan suatu hal yang cukup sulit dan merepotkan. Karena tidak seperti file installer pada software Wingdos yang sudah dijadikan satu paket, instalasi software pada Linux terkadang membutuhkan file lain (dependency) yang  belum tentu di dalam system ada. Memang kita mengenal file installer *.deb [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi sebagian temen mungkin <strong>install program secara offline pada Linux (khususnya Ubuntu)</strong>, merupakan suatu hal yang cukup sulit dan merepotkan. Karena tidak seperti file installer pada software Wingdos yang sudah dijadikan satu paket, instalasi software pada Linux terkadang membutuhkan file lain (dependency) yang  belum tentu di dalam system ada. Memang kita mengenal file installer *.deb yang notabene lebih memudahkan kita karena lebih terstruktur, hanya saja tetap saja, file *.deb terkadang tidak bisa berdiri sendiri. Sayangnya lagi kita<strong> tidak terkoneksi ke internet dan juga tidak mempunyai DVD Repo-nya.</strong></p>
<p>Tapi jangan khawatir. Kita pun bisa <strong>menginstal software secara offline</strong> tanpa takut masalah dependensi. <span id="more-98"></span></p>
<p>Kita cukup menggunakan apt-web. Apt-web diciptakan untuk mempermudah kita dalam menginstal software, tanpa takut akan masalah dependensi. Apt-web biasanya tersedia di setiap mirror. Dengan apt-web, kita bisa memperoleh referensi dependency apa saja yang harus diinstal sebagai syarat untuk instalasi software yang ingin diinstal. Jika dikatakan ini semacam repo versi online, mungkin bisa juga <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /> . Ada banyak alamat web yang menyediakan fasilitas apt-web ini. Sebagai contoh :</p>
<ol>
<li><strong><a href="http://repo.ugm.ac.id/apt-web">http://repo.ugm.ac.id/apt-web</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://labs.fajran.web.id/p/apt-web">http://labs.fajran.web.id/p/apt-web</a></strong></li>
<li>atau yang lain.  Search aja di Google dengan kata      kunci ‘apt-web’. Ada      banyak kok. Biasanya setiap mirror repo selalu mempunyai fasilitas ini.</li>
</ol>
<p>Nah misalnya kita ingin menginstal <strong>mysql-server</strong>, maka yang perlu kita lakukan adalah mampir warnet sebentar. Gak lama kok. <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /> Kemudian masuk ke alamat apt-web. Langkah selanjutnya cukup memasukkan nama software yang ingin kita install. Selanjutnya akan tampil file -file apa saja yang harus kita download, dalam rangka menginstal software yang bersangkutan.</p>
<div id="attachment_99" class="wp-caption alignnone" style="width: 510px"><a href="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2009/10/apt-web.JPG" target="_blank"><img class="size-full wp-image-99 " style="border: 1px solid black; margin: 10px;" title="apt-web" src="http://www.mastanto.com/wp-content/uploads/2009/10/apt-web.JPG" alt="Menggunakan apt-web" width="500" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Menggunakan apt-web - Klik untuk memperbesar</p></div>
<p>Gimana? Mudah bukan? Kuncinya masih tetep internet. Biasanya filenya kecil kecil kok. <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_wink.gif' alt='&#59;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;' /> Sekarang, instal software sekarang jadi lebih simple bukan? <img src='http://www.mastanto.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /> Semoga membantu</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mastanto.com/mudahnya-menginstal-software-offline-menggunakan-apt-web/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
